ASBI News, Livigno, Italia — Atlet ski gaya bebas 22 tahun Eileen Gu kembali mencetak sejarah di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 setelah berhasil merebut medali emas pada nomor women’s halfpipe pada hari 22 Februari 2026, menambah koleksi prestasinya di ajang olahraga musim dingin terbesar dunia ini. Kemenangan tersebut secara resmi menjadikannya sebagai atlet ski gaya bebas paling berprestasi sepanjang sejarah Olimpiade, dengan total enam medali di dua edisi Olimpiade berbeda termasuk sukses mempertahankan gelar juara halfpipe dari Olimpiade sebelumnya.
Dalam kompetisi final di Livigno Snow Park, Gu mencatatkan skor 94,75 untuk memastikan podium tertinggi, unggul atas rekan setimnya dari Tiongkok serta pesaing dari Inggris Raya. Prestasi gemilang ini semakin menegaskan dominasinya di dunia ski gaya bebas internasional.
Selain dari performa di lintasan, Gu juga menjadi sorotan media sosial dan berita global setelah reaksi dan komentarnya dalam sesi wawancara pers menjadi viral. Sebelumnya, ketika ditanya oleh seorang jurnalis apakah dua medali peraknya pada nomor slopestyle dan big air dianggap sebagai “dua emas yang hilang”, Gu tegas membantah pandangan itu, menyebutnya sebagai “perspektif yang absurd” dan menekankan bahwa setiap medali Olimpiade termasuk perak merupakan pencapaian yang sangat berarti.
Video momen tersebut cepat tersebar luas di berbagai platform online, memicu respons netizen yang memuji kepercayaan dirinya serta pengakuannya terhadap tantangan kompetitif di Olimpiade. Banyak yang menilai pendekatan Gu dalam menjawab dengan percaya diri dan tanpa keraguan — mencerminkan mental juara yang selalu menghargai kerja kerasnya sendiri.
Sementara itu, meski ia lahir dan besar di Amerika Serikat, Gu terus bersaing untuk tim Tiongkok, keputusan yang kerap menjadi bahan perbincangan publik dan media internasional sepanjang ajang tersebut.
![]()
