ASBI News, Mekkah, Arab Saudi — Sebuah video yang memperlihatkan seekor merpati memanfaatkan sensor otomatis untuk meminum air Zamzam di area Masjidil Haram menjadi viral di berbagai platform media sosial dan diangkat oleh sejumlah media internasional.
Rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu menunjukkan seekor merpati berdiri di atas dispenser air Zamzam berteknologi sensor. Burung tersebut tampak menggerakkan kepala dan tubuhnya tepat di depan sensor infra merah hingga air mengalir dari keran. Setelah air keluar, merpati itu segera menunduk dan meminum air yang mengalir. Aksi tersebut dilakukan berulang kali dengan pola gerakan yang konsisten.
Video itu pertama kali beredar melalui akun media sosial pengunjung yang tengah berada di kompleks masjid, sebelum akhirnya menyebar luas dan mendapat jutaan tayangan dalam waktu singkat.
Kronologi dan Lokasi Kejadian
Berdasarkan laporan sejumlah media Asia dan Timur Tengah, kejadian itu berlangsung di salah satu titik distribusi air Zamzam di pelataran atau koridor dalam kompleks Masjidil Haram. Dispenser air Zamzam memang dilengkapi sensor otomatis untuk memudahkan jamaah mengisi gelas tanpa harus menyentuh keran secara langsung.
Air Zamzam sendiri berasal dari sumur bersejarah di kawasan Masjidil Haram dan disediakan gratis bagi jamaah umrah maupun haji. Sistem distribusi modern dengan pendingin dan sensor otomatis dipasang untuk menjaga kebersihan serta efisiensi pelayanan.
Tidak ada laporan gangguan operasional akibat insiden tersebut. Aktivitas jamaah tetap berjalan normal.
Respons Warganet dan Media
Video itu memicu berbagai reaksi warganet. Banyak pengguna media sosial menyebut merpati tersebut “pintar” dan “adaptif”. Beberapa komentar bernada humor menyebut burung itu telah “belajar teknologi modern”.
Sejumlah media internasional menyoroti fenomena ini sebagai contoh kemampuan adaptasi satwa liar terhadap lingkungan urban yang semakin canggih secara teknologi. Potongan video bahkan dibagikan ulang oleh berbagai akun berita global dan menjadi salah satu konten viral hari itu.
Penjelasan Ilmiah: Apakah Merpati Bisa Belajar?
Pengamat perilaku hewan menjelaskan bahwa merpati termasuk burung dengan kemampuan belajar yang cukup tinggi. Mereka mampu mengenali hubungan sebab-akibat sederhana (cause and effect). Dalam konteks ini, kemungkinan besar burung tersebut menyadari bahwa gerakan di depan sensor memicu keluarnya air.
Secara ilmiah, perilaku ini disebut sebagai trial-and-error learning atau pembelajaran melalui percobaan berulang. Jika suatu tindakan menghasilkan manfaat (misalnya air untuk diminum), hewan cenderung mengulangi tindakan tersebut.
Fenomena serupa pernah dilaporkan di beberapa kota besar dunia, seperti burung yang belajar membuka keran taman, menekan tombol otomatis, atau memanfaatkan fasilitas publik lainnya untuk bertahan hidup.
Adaptasi Satwa di Lingkungan Suci
Kawasan Masjidil Haram memang menjadi habitat bagi banyak burung, termasuk merpati, yang telah lama hidup berdampingan dengan aktivitas manusia. Keberadaan burung-burung ini sering terlihat di pelataran masjid dan jarang dianggap mengganggu.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana satwa dapat beradaptasi bahkan di lingkungan yang sangat ramai dan modern seperti kompleks Masjidil Haram.
Fenomena Viral yang Mengundang Perhatian Global
Walaupun insiden ini sederhana dan tidak berdampak besar, daya tarik visual serta konteks lokasinya membuat video tersebut cepat menyebar. Kombinasi antara teknologi modern, lokasi religius yang ikonik, dan perilaku hewan yang tak biasa menjadikannya konten yang mudah menarik perhatian publik global.
Hingga kini, video tersebut masih beredar luas dan menjadi salah satu tayangan yang banyak dibicarakan di media sosial pada hari ini.
Peristiwa kecil itu sekali lagi membuktikan bahwa momen tak terduga di ruang publik dapat dengan cepat menjadi fenomena internet berskala internasional.
![]()
