ASBI NEWS, Praya, Lombok Tengah — Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengimbau kepada media massa untuk menyikapi dugaan kasus keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan cara yang proporsional dan tidak berlebihan dalam pemberitaan.
Menurut Bupati, insiden dugaan keracunan yang muncul di beberapa titik bukanlah indikator kegagalan program secara keseluruhan karena jumlah kasus yang dilaporkan sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah total dapur atau penerima manfaat yang terlibat dalam program MBG secara nasional. Lebih jauh ia menilai kejadian seperti itu masih bisa dikategorikan sebagai sesuatu yang wajar dan berada dalam batas kewajaran pelaksanaan program berskala besar.
Pernyataan ini disampaikan Bupati dalam keterangan resmi yang kini menjadi viral di media sosial, di mana ia menegaskan bahwa sekali atau dua kali kasus insiden kecil di antara puluhan ribu dapur MBG seharusnya tidak dicitrakan sebagai masalah besar yang merusak citra keseluruhan program.
Ia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang dan tidak mengedepankan sensasi, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tidak menimbulkan keresahan publik.
![]()
