Kabupaten Bandung, Minggu (28 Juni 2026) – Dinamika demokrasi di Kabupaten Bandung kembali menunjukkan wajah yang sejuk dan konstruktif melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) IV Partai Hanura Kabupaten Bandung. Forum organisasi yang berlangsung di Komplek Giri Sedayu, GOR Soka, Kecamatan Arjasari, Minggu (28/6/2026), tidak hanya menjadi agenda konsolidasi internal Partai Hanura, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi politik yang mempertemukan berbagai elemen pemerintahan, penyelenggara pemilu, aparat keamanan, serta partai-partai politik di Kabupaten Bandung.
Di tengah semangat kebersamaan tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Bandung hadir sebagai tamu kehormatan memenuhi undangan resmi dari DPC Partai Hanura Kabupaten Bandung. Kehadiran tersebut menjadi simbol kuat bahwa komunikasi antarpartai politik tetap menjadi fondasi penting dalam membangun demokrasi yang sehat, dewasa, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mengangkat tema “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”, Muscab IV Partai Hanura diharapkan mampu menghasilkan berbagai keputusan strategis yang tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga melahirkan kepemimpinan yang memiliki visi pembangunan daerah serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang.
Jajaran DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung dipimpin langsung oleh Ketua Yayat Sumirat, S.E., didampingi Sekretaris Nicko Ruliansyah, S.Ds., serta Bendahara H. Agus Darmawan, S.ST.Par. Kehadiran ketiga pimpinan tersebut mencerminkan komitmen Partai Berkarya untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh kekuatan politik sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas daerah.
Sementara itu, dari jajaran Partai Hanura hadir Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat H. Dian Rahardian, S.H., M.H., bersama para pengurus provinsi. Jalannya Musyawarah Cabang dipimpin Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bandung H. Suhadhi, S.E., yang memandu seluruh agenda organisasi mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi program kerja, hingga pembahasan arah kebijakan organisasi pada periode berikutnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai unsur strategis, di antaranya perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Polresta Bandung, unsur Koramil, Kesbangpol Kabupaten Bandung, perwakilan Bupati Bandung, serta delegasi dari 13 partai politik yang ada di Kabupaten Bandung. Kehadiran tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, hingga berbagai elemen masyarakat semakin memperkuat makna Muscab sebagai forum demokrasi yang terbuka dan inklusif.
Suasana penuh keakraban begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Dialog dan komunikasi yang terjalin antarpeserta mencerminkan semangat kolaboratif yang menjadi kebutuhan penting dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang semakin baik. Perbedaan identitas politik tidak menjadi penghalang untuk membangun kesepahaman dalam menjaga persatuan serta mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Bandung.

Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat, S.E., menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Muscab IV Partai Hanura serta mengapresiasi seluruh panitia dan jajaran pengurus yang telah menyelenggarakan kegiatan secara tertib dan demokratis.
“Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muscab IV Partai Hanura Kabupaten Bandung. Semoga forum ini melahirkan kepengurusan yang semakin solid, amanah, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Demokrasi yang sehat lahir dari komunikasi, saling menghormati, dan semangat membangun bersama demi kemajuan Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, Nicko Ruliansyah, S.Ds., menilai bahwa forum seperti Muscab memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antarlembaga politik sekaligus menjaga iklim demokrasi yang kondusif.
“Silaturahmi antarkomponen bangsa harus terus dipelihara. Ketika komunikasi berjalan baik, maka stabilitas daerah akan semakin kuat dan pembangunan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Sementara itu, Bendahara DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, H. Agus Darmawan, S.ST.Par., berharap kepemimpinan yang dihasilkan melalui Muscab mampu menjadi motor penggerak organisasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap kepengurusan yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan integritas tinggi, membangun kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, serta terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar agenda organisasi, Muscab IV Partai Hanura Kabupaten Bandung menjadi gambaran bahwa kehidupan demokrasi di daerah terus berkembang menuju arah yang semakin inklusif dan kolaboratif. Kehadiran DPD Partai Berkarya bersama berbagai unsur pemerintah, penyelenggara pemilu, aparat keamanan, serta seluruh partai politik menjadi simbol bahwa semangat persatuan tetap menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Tim Redaksi ASBI MEDIA CENTER
![]()
