Bandung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 29 Mei 2026. Dalam laporan terbarunya, BMKG memprediksi sejumlah kota besar berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan. Kondisi tersebut diperkirakan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di berbagai daerah.
Wilayah yang menjadi perhatian khusus BMKG antara lain Bandung, Manado, Pekanbaru, sejumlah daerah di Kalimantan, hingga beberapa wilayah Sulawesi dan Sumatera. Curah hujan tinggi diprediksi terjadi akibat meningkatnya aktivitas atmosfer serta pengaruh gelombang tropis yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia. (bmkg.go.id)
BMKG menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi disertai petir dan angin kencang terutama pada siang hingga malam hari. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan banjir lokal, genangan air, longsor di daerah perbukitan, hingga pohon tumbang di sejumlah wilayah padat penduduk. (tempo.co)
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. BMKG juga mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melakukan perjalanan karena hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, cuaca buruk juga diperkirakan berdampak terhadap aktivitas penerbangan dan pelayaran di beberapa wilayah Indonesia. Sejumlah otoritas transportasi disebut mulai meningkatkan koordinasi guna mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. (kompas.com)
Informasi cuaca ekstrem ini pun ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warga membagikan video hujan deras, langit gelap, hingga angin kencang yang melanda daerah mereka. Sejumlah tagar terkait cuaca ekstrem bahkan sempat menjadi trending topic di platform digital selama Jumat siang hingga malam.
![]()
