
SOREANG, Asbi.News — Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Islam Bandung (Unisba). Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Business Ethnic and Halal Ecosystem for MSME” yang berlangsung di Kampus UNISBA, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh beberapa pelaku usaha yang merupakan perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung. Sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui pendekatan budaya bisnis yang kuat serta pemenuhan standar ekosistem halal.
1. Dorong Standardisasi Halal dan Etika Bisnis
Rangkaian acara diawali dengan prosesi penandatanganan kerja sama secara resmi antara pihak PPKM Kabupaten Bandung dan Unisba. Langkah ini menjadi payung hukum sekaligus komitmen awal kedua belah pihak dalam mengawal digitalisasi dan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha di akar rumput.
Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar Business Ethnic. Dalam sesi ini, para pemateri dari Unisba memaparkan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai etika, budaya lokal (ethnic business), dan kepatuhan halal dalam operasional usaha modern. Menurut pemateri, ekosistem halal bukan lagi sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan strategi jitu untuk memenangkan pasar domestik maupun global.
2. Antusiasme Tinggi Perwakilan Kecamatan

Memasuki pertengahan acara, suasana menjadi interaktif saat sesi tanya jawab (Q&A) dibuka. Perwakilan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi langsung mengenai tantangan di lapangan, mulai dari alur pengurusan sertifikasi halal yang efisien hingga cara mempertahankan identitas produk lokal di tengah gempuran pasar modern
“Semoga kerja sama ini menjadi langkah positif dalam mendorong inovasi, pemberdayaan, serta pengembangan UMKM yang adaptif di era digital.” Ucap Dewi Ayu Wulansari, ketua PPKM Kabupaten Bandung. “Kolaborasi menjadi langkah nyata dalam membangun masa depan UMKM yang lebih berkembang, berdaya saing, dan berkelanjutan.” Lanjutnya.

Acara ditutup tepat pada pukul 12.00 WIB dengan sesi foto bersama antara pengurus PPKM Kabupaten Bandung, tim pengabdian masyarakat Unisba, dan seluruh peserta perwakilan kecamatan sebagai simbol solidnya komitmen kolaborasi ke depan.
Dengan adanya program berkelanjutan ini, PPKM Kabupaten Bandung optimis perekonomian daerah yang digerakkan oleh sektor UMKM akan tumbuh lebih tangguh, beretika, dan memiliki daya saing yang tinggi.
![]()
