ASBI News, Jakarta – Aksi premanisme yang meresahkan pedagang kecil di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhirnya berujung penangkapan. Tiga orang pelaku pemalakan yang sempat viral di media sosial karena merusak dagangan pedagang bakso berhasil diamankan aparat kepolisian.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, saat para pelaku diduga memaksa pedagang untuk memberikan uang “jatah keamanan”. Tidak hanya melakukan intimidasi, salah satu pelaku bahkan nekat merusak mangkuk dagangan bakso milik korban karena permintaannya tidak dipenuhi. Aksi brutal ini pun terekam video dan menyebar luas di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Tiga pelaku berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36) berhasil ditangkap di lokasi berbeda tak lama setelah kejadian.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa para pelaku tidak hanya melakukan pemerasan dengan ancaman kekerasan, tetapi juga terbukti positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. Temuan ini diperoleh setelah dilakukan tes urine terhadap ketiganya.
Polisi juga mengungkap modus yang digunakan pelaku, yakni meminta uang keamanan dengan nominal tertentu kepada pedagang kecil. Jika tidak dipenuhi, pelaku tak segan melakukan intimidasi hingga perusakan barang dagangan. Dalam kasus ini, korban sempat diminta uang hingga ratusan ribu rupiah dengan ancaman kekerasan.
Saat ini, ketiga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal terkait pemerasan, pengancaman, serta penyalahgunaan narkotika.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan pusat perdagangan seperti Tanah Abang. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila menemukan tindakan serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.
![]()
