ASBI News, Jakarta — Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 tidak hanya terjadi di jalur darat, tetapi juga merambah sektor transportasi umum. Pelabuhan hingga layanan kereta api dilaporkan mengalami kepadatan signifikan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kampung halaman.
Di Pelabuhan Merak, kepadatan pemudik mencapai puncaknya terutama pada malam hari hingga dini hari. Antrean kendaraan pribadi maupun angkutan logistik terlihat mengular panjang menuju area dermaga. Pihak otoritas pelabuhan bersama kepolisian dan ASDP telah melakukan berbagai upaya pengaturan, termasuk sistem delay dan buffer zone untuk mengurai kepadatan.
Kementerian Perhubungan mencatat peningkatan volume penyeberangan yang signifikan dibandingkan hari normal. Sejumlah media nasional melaporkan bahwa lonjakan ini dipicu oleh pergerakan pemudik roda empat dan roda dua yang memilih jalur laut menuju Sumatera.
Sementara itu, moda transportasi kereta api juga mengalami lonjakan penumpang yang sangat tinggi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa ratusan ribu tiket telah terjual jauh sebelum masa puncak mudik.
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai laporan media, jumlah penumpang kereta api yang diberangkatkan mencapai puluhan ribu orang per hari, terutama dari stasiun-stasiun besar di Jakarta dan sekitarnya seperti Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.
Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api dipengaruhi oleh faktor kenyamanan, ketepatan waktu, serta harga tiket yang relatif terjangkau. Selain itu, banyak pemudik memilih moda ini untuk menghindari kemacetan panjang di jalur darat.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI telah menambah perjalanan kereta api serta mengoperasikan rangkaian tambahan selama periode mudik. Petugas juga disiagakan di berbagai titik untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan keamanan perjalanan.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk membeli tiket jauh hari dan datang lebih awal ke stasiun maupun pelabuhan. Dengan tingginya volume pemudik tahun ini, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus transportasi nasional selama musim mudik Lebaran 2026.
![]()
