ASBINews, Jakarta — Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Ibu Kota Jakarta makin terasa dengan hadirnya Jakarta Light Festival 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sekitarnya. Festival lampu dekoratif ini menjadi salah satu daya tarik utama warga yang ingin menikmati suasana malam penuh cahaya dan warna‑warni jelang buka puasa.
Festival lampu yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Jakarta Ramadan Festival 2026 ini resmi disambut antusias oleh masyarakat sejak dibuka beberapa hari lalu — dan diperkirakan akan berlangsung hingga 24 Maret 2026. Setiap malam, Bundaran HI berubah menjadi pusat cahaya indah yang dipenuhi instalasi lampu hias tematik Ramadhan, membuat kawasan ini ramai dikunjungi keluarga, remaja, hingga wisatawan lokal.
Pencahayaan khas Ramadhan ini menghadirkan nuansa visual yang menarik dan Instagram‑able, sehingga menjadi spot favorit warga ibukota untuk berfoto dan berburu konten media sosial. Aneka ornamen lampu dengan berbagai bentuk dan warna menghiasi area sekitar Bundaran HI, memberikan pengalaman estetis tersendiri bagi pengunjung di malam hari.
Sejumlah warga yang hadir memanfaatkan momen ini tidak hanya untuk sekadar berfoto, tetapi juga berkumpul bersama keluarga dan teman saat waktu ngabuburit menjelang berbuka puasa. Keindahan permainan cahaya dan dekorasi lampu ikut menambah semarak suasana Ramadhan di pusat kota yang sibuk ini.
Jakarta Light Festival merupakan salah satu atraksi utama dari Jakarta Ramadan Festival 2026, yang juga mencakup pertunjukan seni bernuansa islami seperti hadroh, marawis, qosidah, dan nasyid live di area publik Bundaran HI setiap sore menjelang Maghrib. Festival ini dirancang untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang inklusif, kreatif, dan penuh kebersamaan bagi warga dan pengunjung Jakarta.
Selain lampu hias, festival juga diramaikan dengan bazar budaya, kuliner khas Ramadan, serta pasar murah yang ditujukan untuk membantu kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa rangkaian kegiatan ini ditujukan tidak hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan sosial dan budaya di ibu kota.
![]()
