
Soreang, Kabupaten Bandung — Jika Stadion GBLA menjadi saksi bisu perjuangan para pemain Maung Bandung, maka area RW 004 RT 001 Desa Sukajadi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung menjadi salah satu pusat energi kebahagiaan para Bobotoh malam ini.
Warga yang di inisiasi oleh Ketua RT setempat menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) akbar untuk menyaksikan laga pamungkas sang tim kebanggaan. Berbekal layar proyektor, sound system menggelegar, puluhan warga dari anak-anak hingga orang tua berkumpul sejak pukul 15.00 WIB dengan atribut serba biru. Suasana semakin seru dengan adanya doorprize, salah satu bentuk dukungan dari beberapa pelaku usaha diantaranya Berkah Hobi Pakan Burung, Berkah Salamet Cai Cimariuk dan Z&R Fashion.
”Deg-degan luar biasa kang, apalagi tahu di pertandingan sebelah Borneo FC menang besar. Pas wasit tiup peluit panjang, langsung pecah semua di sini! Capek nunggu pertandingan selesai langsung kebayar lunas. Persib Juara!” ujar Ketua RT 001, Hendri Septriana, selaku panitia nobar di RW 004 Sukajadi.
Ketegangan sepanjang 90 menit pertandingan seketika berubah menjadi pesta pora. Begitu pertandingan berakhir dan Persib dipastikan juara secara head-to-head, suar (flare) dinyalakan, klakson kendaraan saling bersahutan, dan lagu “Kami Biru” berkumandang memecah keheningan malam di tempat ini. Acara nobar ditutup dengan rasa syukur atas pencapaian bersejarah Maung Bandung. Sebuah harapan terbersit dalam pikiran Kang Hendri agar kegiatan ini bisa berlangsung konsisten, yaitu bertujuan sebagai jembatan silaturahmi antar warga RW 004 dengan menyaksikan hiburan murah dan merakyat.
# Hattrick Juara Historis! Persib Bandung Kunci Gelar Super League 2025/2026
Persib Bandung resmi menobatkan diri sebagai raja sepak bola Indonesia setelah berhasil mengunci gelar juara Super League musim 2025/2026. Kepastian trofi ini didapat usai tim asuhan Bojan Hodak bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Persib menutup musim yang dramatis ini dengan koleksi 79 poin. Angka tersebut sebenarnya sama persis dengan torehan sang rival terdekat, Borneo FC, yang di waktu bersamaan membantai Malut United 7-1. Kendati Borneo FC unggul jauh dalam selisih gol, regulasi kompetisi menyatakan bahwa jika poin sama, penentuan juara dihitung berdasarkan catatan pertemuan (head-to-head).
Persib berhak mengangkat piala karena unggul head-to-head atas Pesut Etam (menang 3-1 di putaran pertama dan imbang 1-1 di putaran kedua). Prestasi ini sekaligus mengukir sejarah emas bagi Maung Bandung sebagai klub pertama di era modern Liga Indonesia yang berhasil mencetak hattrick juara (tiga kali berturut-turut). Selamat untuk PERSIB Bandung atas keberhasilannya mengunci kembali gelar juara liga!!
![]()
