Bandung – Dinamika baru dunia usaha di Kabupaten Bandung mulai terlihat dalam pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-X Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bandung yang berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 di Hotel Sutan Raja.
Forum yang menjadi agenda penting para pelaku usaha tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri berbagai unsur pengusaha, organisasi bisnis, UMKM, industri kreatif, hingga tokoh dunia usaha dari berbagai wilayah Kabupaten Bandung.
Dalam hasil musyawarah tersebut, Muchamad Iqbal resmi dipercaya memimpin KADIN Kabupaten Bandung untuk periode terbaru. Terpilihnya sosok Muchamad Iqbal dinilai membawa harapan baru bagi penguatan iklim usaha dan pembangunan ekonomi daerah yang lebih progresif.
Ucapan selamat atas terpilihnya Ketua KADIN baru datang dari berbagai kalangan, termasuk dari H. Agus Darmawan S.ST.Par selaku Ketua Serikat Usaha Muhammadiyah Kabupaten Bandung.
Dalam keterangannya, H. Agus Darmawan menyampaikan bahwa momentum Mukab KADIN ke-X bukan sekadar agenda organisasi, melainkan menjadi simbol penting kebangkitan dan persatuan dunia usaha di Kabupaten Bandung.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Muchamad Iqbal atas amanah sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bandung. Semoga kepemimpinan baru ini mampu menghadirkan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan dalam membangun ekonomi daerah,” ujar H. Agus Darmawan.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini tidak lagi bisa dihadapi secara individual. Dibutuhkan ruang kolaborasi yang kuat antara pengusaha besar, UMKM, organisasi usaha, hingga komunitas bisnis agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Ia juga menilai KADIN memiliki posisi strategis sebagai rumah besar para pengusaha yang mampu menjadi jembatan antara dunia usaha dan pembangunan daerah.
H. Agus Darmawan berharap kepengurusan baru KADIN Kabupaten Bandung dapat menghadirkan program-program yang lebih menyentuh pelaku usaha kecil dan menengah, khususnya UMKM lokal yang selama ini menjadi kekuatan utama ekonomi masyarakat.
“UMKM harus menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Ketika pengusaha kecil tumbuh, maka ekonomi masyarakat juga akan ikut bergerak,” tambahnya.
Selain itu, Ketua Serikat Usaha Muhammadiyah Kabupaten Bandung tersebut juga menyoroti pentingnya membangun sinergi lintas sektor, mulai dari perdagangan, industri, pariwisata, hingga ekonomi kreatif agar Kabupaten Bandung mampu menjadi daerah yang kuat secara ekonomi.
Mukab KADIN ke-X sendiri berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan silaturahmi antar pelaku usaha. Banyak pihak menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan bisnis dan membangun komunikasi yang lebih solid antar organisasi usaha di daerah.
Sebagai organisasi yang bergerak dalam pengembangan pengusaha dan UMKM, Serikat Usaha Muhammadiyah Kabupaten Bandung juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi bersama KADIN Kabupaten Bandung dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
H. Agus Darmawan menegaskan bahwa kolaborasi antar organisasi usaha sangat penting demi menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Kabupaten Bandung memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana seluruh elemen dunia usaha mampu bergerak bersama, saling mendukung, dan membangun kekuatan ekonomi daerah secara kolektif,” katanya.
Dengan terpilihnya Muchamad Iqbal sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bandung yang baru, banyak kalangan berharap dunia usaha di Kabupaten Bandung dapat semakin berkembang, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.
![]()
