Kabupaten Bandung – Gelombang kebangkitan ekonomi umat dan penguatan pelaku usaha lokal di Kabupaten Bandung terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Memasuki Mei 2026, sebuah langkah besar kembali muncul melalui rencana resmi pembentukan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Bandung yang diproyeksikan menjadi rumah besar kolaborasi bagi pelaku UMKM, IKM, pengusaha muda, hingga jaringan bisnis berbasis ekonomi kerakyatan.
Pembentukan SUMU Kabupaten Bandung tersebut diperkuat melalui surat resmi bernomor: 202/KET/KORDA.SUMU/V/2026
yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah, Muhammad Gufron Mustaqim, pada tanggal 06 Mei 2026.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa :
“Membenarkan dan menetapkan calon Ketua/Kordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah Kabupaten Bandung adalah H. Agus Darmawan S.ST.Par.”
Penunjukan tersebut langsung menjadi perhatian sejumlah kalangan pelaku usaha dan komunitas UMKM di Kabupaten Bandung seusai dengan tahapan adminitrasi dan kurasi ketat, mengingat sosok H. Agus Darmawan dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kewirausahaan, pengembangan bisnis, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi umat.
Nama H Agus Darmawan bukan nama baru di dunia pengembangan usaha dan kegiatan sosial kemasyarakatan di Bandung Raya. Selain dikenal sebagai Founder ASBI Group, dirinya juga aktif membangun berbagai program yang bergerak di bidang Legalitas usaha, Pendampingan UMKM, Pengembangan bisnis, Konsultasi usaha, Media dan publikasi serta Kegiatan sosial dan kemanusiaan
Dalam perjalanannya, H. Agus Darmawan juga diketahui aktif dalam sejumlah organisasi dan asosiasi pengusaha baik tingkat daerah maupun nasional, di antaranya Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM), Perkumpulan Teacherpreneur Indonesia Cerdas (PTIC) Serta berbagai komunitas dan jaringan pengusaha lainnya
Aktivitas tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun jejaring bisnis yang luas serta memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha di Kabupaten Bandung.
Dalam rencana kepemimpinannya di Serikat Usaha Muhammadiyah Kabupaten Bandung, H Agus Darmawan membawa visi besar:
“UMKM From Local To Global.”
Visi tersebut menjadi arah perjuangan SUMU untuk mendorong para pelaku usaha lokal agar tidak hanya berkembang di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Menurutnya, UMKM di Kabupaten Bandung memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui Penguatan legalitas usaha, Branding produk, Digital marketing, Akses jejaring bisnis, Pendampingan profesional dan Kolaborasi lintas sektor
“Kabupaten Bandung memiliki banyak potensi usaha luar biasa. Tinggal bagaimana kita membangun ekosistem yang kuat agar para pelaku UMKM bisa naik kelas dan mampu bersaing lebih luas,” ujar H Agus Darmawan.
Kehadiran Serikat Usaha Muhammadiyah Kabupaten Bandung disebut bukan sekadar organisasi biasa, melainkan akan diarahkan menjadi pusat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi umat.
SUMU nantinya akan menjadi wadah bagi UMKM, IKM (Industri Kecil Menengah), Pengusaha muda, Pedagang tradisional, Industri kreatif, Startup lokal, Hingga pelaku usaha lintas sektor lainnya
Dengan konsep kolaboratif tersebut, SUMU diharapkan mampu menciptakan jaringan usaha yang saling menguatkan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam tahap awal pembentukannya, SUMU Kabupaten Bandung disebut telah menyiapkan sejumlah program prioritas, di antaranya Sosialisasi dan pendataan UMKM Pendampingan legalitas usaha, Pelatihan digital marketing, Penguatan branding produk lokal, Workshop kewirausahaan, Pengembangan jaringan bisnis, Pendampingan akses permodalan serta Kolaborasi antar pelaku usaha.
Selain itu, SUMU juga berencana membangun sistem kolaborasi antar anggota agar pelaku usaha dapat saling membantu dalam pemasaran, distribusi, hingga pengembangan produk.
Dalam momentum pembentukan ini, SUMU Kabupaten Bandung juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk menjadi bagian dari gerakan ekonomi umat tersebut.
Ajakan terbuka ditujukan kepada Pelaku UMKM, IKM, Pengusaha muda, Komunitas usaha, Pedagang, Pelaku industri kreatif Hingga pengusaha lintas sektor lainnya
“SUMU hadir untuk menjadi rumah besar kolaborasi para pelaku usaha. Kita ingin tumbuh bersama, saling mendukung, dan membangun kekuatan ekonomi umat yang mandiri serta berdaya saing,” ungkap H Agus Darmawan.
Para anggota nantinya disebut akan mendapatkan berbagai manfaat seperti Pendampingan usaha, Konsultasi bisnis, Penguatan legalitas, Pelatihan usaha dan pemasaran digital, Networking bisnis hingga Akses kerja sama dan investasi
Dengan terbentuknya struktur awal organisasi serta penunjukan calon Ketua/Kordinator Daerah, SUMU Kabupaten Bandung ditargetkan mulai aktif bergerak pada Mei 2026.
Sejumlah agenda besar telah disiapkan untuk memperkuat eksistensi organisasi, termasuk Silaturahmi pengusaha, Konsolidasi UMKM, Pelatihan kewirausahaan, Program pemberdayaan ekonomi umat hingga pengembangan jejaring usaha berbasis kolaborasi
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa geliat kebangkitan ekonomi umat dan penguatan UMKM di Kabupaten Bandung terus berkembang menuju arah yang lebih modern, mandiri, dan kompetitif.
![]()
