ASBI News, Jakarta, Sabtu (24/1/2026) – Banjir yang melanda sebagian wilayah DKI Jakarta akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (22/1) masih terus berlangsung hingga pagi ini. Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sekitar 90 Rukun Tetangga (RT) dan 9 ruas jalan masih terendam air akibat genangan yang belum surut sepenuhnya di berbagai titik ibu kota.
Wilayah yang terdampak mencakup kawasan permukiman di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, hingga Jakarta Pusat. Ketinggian air di beberapa titik masih bervariasi, sementara sejumlah lokasi mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kedalaman genangan.
Selain area perumahan, sejumlah pedagang di kawasan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan mengeluhkan sepinya pembeli karena kondisi banjir yang mengganggu aktivitas ekonomi di pasar dan pusat perdagangan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana disorot media, mengambil langkah antisipatif dengan memperkuat operasi penanganan banjir. Upaya pembersihan sungai dan normalisasi aliran dilakukan di titik-titik rawan banjir untuk mempercepat aliran air dan mengurangi genangan.
Selain itu, kondisi cuaca yang masih tidak menentu turut menjadi perhatian. Otoritas cuaca memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berulang sepanjang hari di wilayah Jabodetabek. Warga dihimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan atau genangan baru.
BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait juga terus memantau perkembangan cuaca dan situasi banjir secara real-time, dengan fokus penanganan pada area-area yang masih tergenang dan permukiman warga terdampak. Upaya koordinasi dengan aparat wilayah serta pihak terkait terus berlangsung untuk meminimalkan dampak terhadap keselamatan dan mobilitas warga.
Dalam beberapa laporan lain disebutkan bahwa hujan deras yang terjadi beberapa hari ini memaksa pemerintah mengeluarkan peringatan dini dan imbauan kepada masyarakat. Potensi cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan, sehingga warga terus diingatkan untuk selalu memantau informasi terbaru serta menghindari wilayah yang tergenang.
Banjir telah berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari. Mobilitas warga di beberapa kawasan mengalami keterbatasan akibat jalan yang tergenang. Aktivitas ekonomi seperti perdagangan di pasar tradisional juga ikut terpengaruh karena berkurangnya kunjungan pembeli.
Masyarakat diimbau untuk menjaga keselamatan, tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang masih dalam, serta mengikuti arahan dari petugas BPBD dan instansi terkait.
ASBI News akan terus memperbarui laporan banjir di Jakarta dengan informasi terbaru dari sumber-sumber resmi dan media terpercaya serta perkembangan situasi cuaca dan respons pemerintah.
![]()
