ASBI NEWS, SUMEDANG – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung memastikan kesiapan penuh untuk menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VII yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran pengurus BPC HIPMI Kabupaten Bandung melakukan audiensi dan silaturahmi organisasi dengan Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, di Sumedang, Jawa Barat.
Audiensi ini menjadi bagian penting dari tahapan konsolidasi organisasi menjelang proses regenerasi kepemimpinan di tingkat cabang. Dalam pertemuan tersebut, pengurus BPC HIPMI Kabupaten Bandung melaporkan secara langsung kesiapan teknis, administratif, serta tahapan pelaksanaan Muscab agar berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Selain Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPD HIPMI Jawa Barat. Kehadiran jajaran OKK turut memberikan arahan dan penegasan terkait mekanisme Muscab, mulai dari proses penjaringan calon ketua umum, tahapan persidangan, hingga penetapan kepengurusan baru.
Restu dan Dukungan Penuh BPD HIPMI Jawa Barat
Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan langkah cepat yang diambil oleh BPC HIPMI Kabupaten Bandung. Ia menilai konsistensi dan ketaatan terhadap mekanisme organisasi menjadi modal penting dalam menjaga marwah HIPMI sebagai organisasi pengusaha muda.
“Kami dari BPD HIPMI Jawa Barat memberikan restu dan mendukung penuh pelaksanaan Muscab VII BPC HIPMI Kabupaten Bandung. Harapannya, Muscab ini dapat berjalan dengan lancar, kondusif, dan demokratis, serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa HIPMI Kabupaten Bandung semakin progresif dan berdampak,” ujar Egi.
Lebih lanjut, Egi berharap Muscab VII tidak hanya menjadi agenda rutin pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran HIPMI dalam mencetak pengusaha muda baru, mendorong kolaborasi antaranggota, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Muscab Januari 2026 Dinilai Strategis
Sementara itu, perwakilan pengurus BPC HIPMI Kabupaten Bandung menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab pada Januari 2026 dipilih secara strategis agar kepengurusan baru dapat segera menyusun dan menjalankan program kerja sejak awal tahun.
“Kami sengaja melakukan audiensi dengan Ketua Umum dan jajaran OKK BPD HIPMI Jawa Barat untuk memastikan seluruh tahapan Muscab VII berjalan sesuai aturan organisasi. Alhamdulillah, setelah mendapatkan arahan dan restu, kami semakin mantap untuk menggelar Muscab VII pada Januari 2026,” ungkap salah satu pengurus BPC HIPMI Kabupaten Bandung.
Ia menambahkan, sejauh ini persiapan Muscab telah memasuki tahap akhir, baik dari sisi kepanitiaan, kelengkapan administrasi, maupun koordinasi internal anggota. Pihaknya juga berkomitmen untuk menjaga suasana Muscab tetap kondusif dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan serta profesionalisme.
Momentum Konsolidasi Pengusaha Muda
Muscab VII BPC HIPMI Kabupaten Bandung diproyeksikan menjadi magnet konsolidasi bagi para pengusaha muda di wilayah Kabupaten Bandung. Selain menjadi ajang demokrasi organisasi, Muscab ini diharapkan mampu menentukan arah kebijakan strategis HIPMI ke depan, khususnya dalam mendukung iklim kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, serta sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Dengan restu dan dukungan penuh dari BPD HIPMI Jawa Barat, BPC HIPMI Kabupaten Bandung optimistis Muscab VII akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran HIPMI sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
![]()
