
Jakarta — Banjir kembali melanda kawasan Jalan Pulo Raya, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota sejak pagi hari ini. Video dan foto kondisi banjir yang beredar di media sosial menunjukkan genangan air mencapai ketinggian setinggi lutut orang dewasa dan menjadi sorotan warganet serta menjadi viral di sejumlah akun media digital.
Kondisi banjir terekam di beberapa titik jalan utama di kawasan Petogogan, tak jauh dari sekolah dan area perumahan di belakang kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Sejumlah sepeda motor dan kendaraan roda empat tampak mencoba menembus genangan air yang menghambat arus lalu lintas dan membuat warga kesulitan bergerak.
Warga yang tinggal di sekitar lokasi menyatakan bahwa intensitas hujan yang tinggi sejak pagi menyebabkan air sulit mengalir dan menggenangi permukaan jalan. Sejumlah komentar netizen juga mengaitkan fenomena banjir ini dengan masalah drainase di sejumlah wilayah Jakarta Selatan yang dinilai belum optimal meski hujan bukan kategori ekstrem.
Petinggi setempat bersama petugas gabungan seperti Bhabinkamtibmas dan aparat kecamatan diketahui telah melakukan upaya penanganan awal banjir di kawasan tersebut. Pada kejadian banjir sebelumnya di wilayah Petogogan, aparat sempat mengevakuasi warga termasuk siswa sekolah yang terjebak genangan air di area yang sama, menunjukkan minimnya waktu respon ketika hujan deras melanda.
BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa banjir akibat curah hujan masih menjadi tantangan musiman di sejumlah wilayah ibu kota, khususnya yang berada di cekungan atau sekitar aliran sungai kecil seperti Krukut. Genangan air di kawasan Jaksel sendiri pernah terjadi dalam beberapa periode sebelumnya, dan menjadi perhatian instansi terkait untuk diperbaiki melalui normalisasi sungai serta perbaikan saluran drainase.
Gubernur Pramono Anung Wibowo dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah menegaskan rencana normalisasi sungai, termasuk Kali Krukut di Kelurahan Petogogan sepanjang lebih dari 1,3 kilometer untuk mengurangi risiko banjir berulang, terutama saat musim hujan.
Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga mencatat bahwa hujan deras yang menerjang Ibu Kota dan sekitarnya kerap menyebabkan banjir di sejumlah titik lain, seperti Jakarta Timur dan Barat, walaupun dalam kasus Petogogan air tampak cukup lokal namun tetap berdampak pada mobilitas warga.
Hingga siang ini, petugas terus melakukan pemantauan intensif, penyedotan air, serta koordinasi dengan dinas terkait agar genangan dapat segera surut dan tidak mengganggu aktivitas warga lebih lama. Warga dihimbau tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan terutama jika hujan kembali terjadi di sore hari.
![]()
