
Garut, Jawa Barat — Rangkaian peringatan Milad ke-113 Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Garut semakin semarak dengan berbagai kegiatan yang melibatkan puluhan ribu warga setempat. Perayaan yang berlangsung sejak awal November 2025 ini tidak hanya menyedot perhatian kader Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat luas dari berbagai elemen komunitas.
Panitia pelaksana Milad Muhammadiyah Garut terus menggelar sejumlah acara yang variatif, salah satunya lomba kolase dan paduan suara lagu Muhammadiyah yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kelurahan Jayawaras, Tarogong Kidul. Kegiatan yang digelar pada Rabu (17/12/2025) tersebut merupakan salah satu dari lebih dari 14 event yang direncanakan dalam rangkaian Milad ke-113.
Ketua panitia, Abdullah Efendi, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat. Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mengikuti lomba kolase dan paduan suara menunjukkan bahwa semangat persatuan dan nilai-nilai keagamaan Muhammadiyah terus hidup dan tumbuh di Garut. “Walaupun banyak kegiatan dilaksanakan sejak awal November, semuanya berjalan luar biasa dan mendapat dukungan penuh dari warga,” ujar Abdullah.
Kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan sebelumnya juga mencatat partisipasi luar biasa, dengan kehadiran kurang lebih 6.000 peserta, jauh melebihi perkiraan panitia. Jalan sehat ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus promosi gaya hidup sehat di kalangan komunitas Muhammadiyah dan masyarakat umum.
Rangkaian Milad ke-113 tak hanya mengisi waktu dengan aktivitas lomba dan olahraga. Panitia juga menyiapkan sejumlah program dakwah, sosial, dan pendidikan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi warga Garut. Beberapa kegiatan lain termasuk pengajian umum, seminar keagamaan, serta bakti sosial kepada warga kurang mampu di berbagai wilayah kabupaten.
Tema Milad ke-113, yang mengusung semangat “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, bertujuan menguatkan komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan program-program yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik spiritual maupun sosial-ekonomi. Tema ini sesuai dengan pandangan gerakan Muhammadiyah yang tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan semata, tetapi juga pada kemajuan umat dan bangsa secara menyeluruh.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terus mempererat hubungan antaranggota Muhammadiyah, serta memperluas syiar gerakan dalam kehidupan masyarakat Garut. Perayaan Milad ini menjadi momentum penting bagi persyarikatan dalam meneguhkan perannya sebagai gerakan Islam yang inklusif dan berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan umat.
![]()
