ASBI News, Cirebon — Lonjakan arus balik Lebaran 2026 terjadi signifikan di jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon. Dalam waktu singkat, tercatat sebanyak 114.431 kendaraan melintas menuju arah Jakarta, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu titik terpadat pada puncak arus balik. Data tersebut menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan hari-hari sebelumnya, seiring dengan mulai kembalinya para pemudik ke wilayah Jabodetabek setelah menikmati libur Idulfitri di kampung halaman.
Berdasarkan rangkuman dari berbagai laporan media nasional, kepadatan di jalur Pantura Cirebon sudah terjadi sejak dini hari dan terus meningkat hingga siang hari. Arus kendaraan didominasi mobil pribadi dan sepeda motor yang bergerak dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat dan Jakarta.
Kondisi lalu lintas di beberapa titik utama seperti Losari, Palimanan, hingga perbatasan Brebes – Cirebon dilaporkan mengalami perlambatan signifikan. Antrean kendaraan sempat mengular panjang akibat tingginya volume kendaraan yang masuk secara bersamaan. Pihak kepolisian bersama petugas lalu lintas telah melakukan berbagai upaya penguraian kemacetan, termasuk pengaturan lampu lalu lintas, rekayasa jalur, serta pengalihan arus di beberapa persimpangan rawan kepadatan.
Sejumlah media juga melaporkan bahwa jalur Pantura masih menjadi salah satu alternatif utama pemudik meskipun sebagian besar kendaraan telah dialihkan ke Tol Trans Jawa. Hal ini menyebabkan beban lalu lintas di jalur arteri tetap tinggi, terutama saat terjadi penumpukan di ruas tol utama.
Kepolisian mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta menghindari perjalanan pada jam-jam puncak kepadatan. Pemudik juga diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Selain faktor volume kendaraan, kepadatan juga dipicu oleh aktivitas masyarakat di sepanjang jalur Pantura, termasuk kendaraan yang keluar-masuk area rest area, pasar, dan pusat kuliner yang berada di pinggir jalan utama. Hingga siang hari, arus kendaraan masih terpantau padat merayap. Petugas terus bersiaga di lapangan untuk mengurai kepadatan dan memastikan arus balik tetap berjalan meski dalam kondisi padat, Dengan tingginya volume kendaraan yang mencapai lebih dari 114 ribu unit dalam waktu singkat, Jalur Pantura Cirebon kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu titik krusial dalam arus balik Lebaran nasional.
![]()
