ASBI News, Kabupaten Bandung – Isu Jembatan Sasak Geulis Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung kembali menjadi sorotan dan viral di media sosial setelah kondisi kerusakannya yang sudah bertahun-tahun belum mendapatkan penanganan permanen. Akses vital ini, yang menghubungkan Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, memicu kekhawatiran masyarakat karena retakan dan kerusakan struktur yang semakin parah, bahkan hampir empat tahun sejak pertama kali mengalami kerusakan serius.
Jembatan yang dikenal dengan nama Sasak Geulis yang dalam bahasa Sunda berarti “jembatan yang indah” memiliki sejarah panjang sebagai penghubung strategis sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga era modern. Namun kini, keberadaannya justru dilihat sebagai simbol infrastruktur yang terlupakan.
Kerusakan struktur jembatan membuat banyak warga merasa tidak aman saat melintas. Untuk menjaga konektivitas sementara, pemerintah sebelumnya membangun jembatan darurat (bailey) yang dibangun sejak 2022, namun kondisi jembatan sementara tersebut juga mulai mengkhawatirkan karena besi-besi pelindungnya mengelupas dan sangat membatasi beban kendaraan yang boleh melintas.
Keresahan masyarakat akhirnya memuncak hingga memicu aksi protes dan emasangan spanduk protes yang sempat viral di Instagram, menuntut perbaikan atau pembangunan jembatan permanen dilakukan secepatnya.
Dalam responsnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa pembangunan jembatan permanen telah direncanakan dan akan dianggarkan pada tahun 2026, sebagai bentuk tindak lanjut atas kritik dari masyarakat dan mahasiswa yang menilai penanganan infrastruktur ini terlalu lambat.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong percepatan realisasi pembangunan jembatan tersebut serta berencana melakukan koordinasi lebih intensif dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait. Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna bahkan menyatakan siap mengambil alih kewenangan jalan tersebut jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah provinsi untuk mempercepat pengerjaan.
Warga Dayeuhkolot berharap agar rencana pembangunan jembatan permanen yang telah diumumkan tersebut tidak lagi tertunda, karena keselamatan dan kenyamanan masyarakat sangat bergantung pada sarana transportasi ini. Akses jalan yang rusak ini dianggap membahayakan pengendara dan menghambat mobilitas masyarakat serta perekonomian lokal.
Isu Jembatan Sasak Geulis menjadi refleksi pentingnya perhatian serius terhadap infrastruktur dasar di daerah, terutama yang telah menjadi bagian dari sejarah dan kehidupan masyarakat selama puluhan tahun.
![]()
