ASBI News, Kabupaten Bandung — Tidak sekadar menandai bertambahnya usia, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) menjadi ruang perjumpaan, refleksi, dan peneguhan arah bersama. Bertempat di Rumah Makan Pomang, Rancamanyar, Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Jumat, 6 Februari 2026, keluarga besar PPKM berkumpul dalam suasana sederhana namun sarat makna.
Sejak awal acara, nuansa kekeluargaan terasa kuat. Para pengurus, anggota, mitra usaha, serta tamu undangan hadir bukan hanya sebagai bagian dari struktur organisasi, melainkan sebagai individu-individu yang selama sembilan tahun terakhir tumbuh, belajar, dan berjuang bersama dalam satu visi: membangun kemandirian pengusaha.

Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui PPKM. Dalam hening doa tersebut, tersirat kesadaran bahwa keberlangsungan organisasi hingga hari ini tidak terlepas dari kepercayaan, kesabaran, dan komitmen kolektif seluruh anggotanya.
Ketua PPKM terpilih, Dewi Kimci, dalam sambutannya menyampaikan refleksi yang menyentuh tentang makna usia sembilan tahun bagi sebuah organisasi. Baginya, PPKM bukan sekadar perkumpulan, melainkan rumah bersama yang dibangun melalui kebersamaan dan saling menguatkan.
“Sembilan tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Di dalamnya ada proses, ada tantangan, dan ada kebersamaan yang terus dirawat. Saya meyakini bahwa kekuatan PPKM terletak pada rasa saling percaya dan semangat untuk tumbuh bersama. Ke depan, kita ingin PPKM tetap menjadi ruang yang aman, produktif, dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” ungkap Dewi Kimci.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan pendekatan yang inklusif dan kolaboratif, serta mendorong anggota agar tidak berjalan sendiri, melainkan saling menopang dalam menghadapi dinamika dunia usaha.
Di tengah kebersamaan tersebut, dukungan juga datang dari Founder ASBI Grup, Kang Danu, yang berhalangan hadir secara langsung. Melalui sambungan seluler, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan yang sarat makna, yang kemudian disampaikan kepada seluruh hadirin.
“PPKM telah membuktikan bahwa organisasi yang dibangun dengan niat baik dan kebersamaan akan mampu bertahan dan berkembang. Sembilan tahun adalah bukti konsistensi dan ketulusan. Saya berharap PPKM terus menjaga nilai-nilai kebersamaan ini, sekaligus melahirkan pengusaha-pengusaha yang tangguh, beretika, dan memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Kang Danu.
Lebih dari sekadar perayaan, momen ini menjadi pengingat bahwa perjalanan PPKM masih panjang. Tantangan akan terus hadir, namun dengan fondasi kebersamaan dan semangat kemandirian, organisasi ini diyakini mampu melangkah lebih jauh.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan perbincangan hangat antaranggota. Tawa, cerita, dan jabat tangan yang terjalin menjadi potret sederhana dari sebuah organisasi yang terus hidup karena manusianya.
Di usia ke-9 ini, PPKM meneguhkan tekad untuk tidak hanya tumbuh secara struktural, tetapi juga secara nilai menjadi perkumpulan yang hadir, mendengar, dan memberi arti bagi para pengusaha yang bernaung di dalamnya serta bagi masyarakat luas.
![]()
