ASBI NEWS | BANDUNG – Layanan SIM Keliling yang kembali dioperasikan oleh Polrestabes Bandung pada hari ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi, warga terlihat mulai mendatangi lokasi pelayanan untuk melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara praktis dan efisien.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, layanan SIM keliling hari ini tersedia di dua titik strategis, yaitu:
- The Kings Shopping Centre, Jalan Kepatihan, Kota Bandung
- Pasar Modern Batununggal, Kota Bandung
Pelayanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, khusus untuk perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Antusiasme Warga Sejak Pagi
Pantauan ASBI News di lapangan, antrean pemohon sudah terlihat sejak sebelum layanan dibuka. Banyak warga mengaku memilih layanan SIM keliling karena dinilai lebih dekat, cepat, dan tidak memakan waktu lama dibandingkan harus datang ke kantor Satpas.
“Kalau SIM keliling lebih praktis, lokasinya dekat dari tempat kerja. Prosesnya juga tidak ribet,” ujar Rudi (34), warga Antapani, saat ditemui di lokasi Pasar Modern Batununggal.
Hal senada disampaikan Siti (29), warga Bandung Kulon, yang mengaku sengaja datang lebih pagi untuk menghindari antrean panjang. Menurutnya, layanan ini sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu.
Persyaratan dan Ketentuan
Polrestabes Bandung mengingatkan bahwa layanan SIM keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Adapun persyaratan yang harus dibawa antara lain:
- SIM asli yang masih berlaku
- KTP asli dan fotokopi
- Bukti cek kesehatan dan tes psikologi sesuai ketentuan
- Mengikuti prosedur administrasi di lokasi layanan
SIM yang telah melewati masa berlaku tidak dapat diperpanjang melalui SIM keliling dan harus diproses melalui pembuatan SIM baru di Satpas.
Upaya Peningkatan Pelayanan Publik
Keberadaan SIM keliling merupakan bagian dari komitmen Polrestabes Bandung dalam meningkatkan pelayanan publik yang mudah diakses dan transparan. Selain mengurangi kepadatan di kantor pelayanan utama, layanan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi berlalu lintas.
Petugas di lapangan juga mengimbau masyarakat agar datang lebih awal karena kuota pelayanan terbatas, serta tetap menjaga ketertiban selama proses berlangsung.
Harapan Masyarakat
Sejumlah warga berharap layanan SIM keliling dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi jumlah lokasi, jam operasional, maupun frekuensi pelaksanaan.
“Kalau bisa ditambah lokasinya, terutama di wilayah pinggiran Bandung. Jadi warga tidak perlu jauh-jauh,” kata Agus (41), warga Gedebage.
Dengan respons positif dari masyarakat, layanan SIM keliling diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga Kota Bandung.
![]()
