KABUPATEN BANDUNG, ASBI News — Jembatan Roda Dua di Kampung Cijeruk, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang yang sebelumnya sempat viral karena ambruk dan memutus akses transportasi warga kini telah resmi dibuka kembali oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna. Jembatan ini kini dinamai “Jembatan Hijau Cijeruk” dan berfungsi sebagai penghubung strategis antara Kecamatan Bojongsoang dan Kecamatan Baleendah.
Peresmian Jembatan Hijau dilakukan pada Jumat, 9 Januari 2026, yang juga ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebelum dibuka untuk publik. Bupati Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS, secara resmi menyatakan jembatan sepanjang 60 meter dan lebar 2,7 meter itu dapat digunakan masyarakat tanpa batasan waktu.
Bupati menyampaikan bahwa jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur penghubung, tetapi juga memiliki potensi sebagai ikon baru dan destinasi wisata lokal yang menarik untuk berswafoto (selfie) dan aktivitas warga lainnya. Ia berharap jembatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui arus kunjungan dan mobilitas.
Sebelumnya, jembatan yang menghubungkan dua wilayah penting tersebut sempat ambruk dan memutus akses transportasi warga sehingga menjadi viral di media sosial. Peristiwa itu memicu perhatian publik karena banyak warga yang kesulitan saat hendak beraktivitas, bekerja, atau berdagang antar kecamatan.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui APBD Perubahan 2025 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,7 miliar untuk membangun kembali jembatan tersebut sehingga jauh lebih kokoh dan layak dilintasi kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.
Respon warga terhadap peresmian ini sangat positif. Ribuan warga hadir pada saat pembukaan jembatan, menyambut gembira karena kini akses transportasi kembali lancar dan lebih aman. Acara peresmian juga diisi dengan doa bersama dan rasa syukur warga yang sudah lama menantikan jembatan ini berdiri kembali.
Camat Bojongsoang dan tokoh masyarakat setempat turut menyampaikan terima kasih kepada bupati serta jajaran pemerintah daerah atas perhatian serius dalam menyelesaikan masalah infrastruktur yang berdampak langsung pada mobilitas warga.
Dengan selesainya pembangunan, Jembatan Hijau Cijeruk akan membantu memperlancar aktivitas sehari‑hari warga, termasuk akses sekolah, pasar, layanan kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya. Selain itu, harapan berkembang bahwa lokasi jembatan yang kini lebih representatif menjadi daya tarik baru di kawasan tersebut.
![]()
