ASBI News | Bandung – Polda Jawa Barat (Jabar) mulai menggelar operasi pengamanan besar-besaran menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kepolisian daerah bersama TNI dan instansi terkait **mengerahkan sebanyak 25.642 personel gabungan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama libur panjang akhir tahun.
Operasi pengamanan itu dilakukan melalui “Operasi Lilin Lodaya 2025”, yang dimulai sejak 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, ditandai dengan apel gelar pasukan besar yang dipimpin oleh Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.
Personel Gabungan Siaga di Berbagai Titik Strategis
Ribuan personel yang dikerahkan terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi pemerintah daerah, serta satuan pendukung lain. Personel ini disiagakan di titik-titik strategis seperti pusat kota, ruas tol, stasiun, terminal, bandara, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan objek wisata yang diprediksi ramai pengunjung selama masa Nataru.
Brigjen Pol Adi Vivid menegaskan bahwa Operasi Lilin Lodaya bukan sekadar pengamanan rutin, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi nilai sosial dan spiritual masyarakat. Kehadiran aparat keamanan diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Natal maupun menyongsong malam pergantian tahun.
Pendekatan Humanis dan Pelayanan Masyarakat
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dan pelayanan publik selain upaya pengamanan. Personel tidak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhan di lapangan, terutama di pusat keramaian dan jalur mudik.
Sinergi antara Polri dan pihak terkait di daerah menjadi kunci keberhasilan pengamanan Nataru. Operasi ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat kerja sama antara aparat keamanan dan elemen masyarakat guna menciptakan suasana yang kondusif selama libur akhir tahun.
Pengamanan Lebih Luas di Seluruh Indonesia
Langkah Polda Jabar ini paralel dengan upaya kepolisian di berbagai daerah lainnya yang juga menyiapkan personel untuk mengamankan Nataru. Secara nasional, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri menurunkan sekitar 147.000 personel gabungan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 di seluruh Indonesia.
Sementara itu, di beberapa wilayah lain seperti Polda Metro Jaya kerahkan lebih dari 5.044 personel, dan Polres-polres di Jawa Barat seperti di Kuningan hingga wilayah pesisir juga menyiapkan ratusan personel untuk titik-titik pengamanan lokal.
Target Utama Pengamanan
Personel pengamanan akan mengamankan area ibadah, lokasi wisata, pusat perbelanjaan, terminal transportasi publik, daerah tujuan mudik, hingga perayaan malam Tahun Baru. Fokus utama adalah menjamin lancarnya arus lalu lintas, keamanan ibadah, serta perlindungan terhadap masyarakat dari potensi gangguan keamanan maupun bencana ringan akibat cuaca akhir tahun.
![]()
