
KABUPATEN BANDUNG — Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) sebagai ajang pembinaan, edukasi, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari dan diikuti ratusan anggota PMR dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Bandung.
Jumbara PMR tersebut diisi dengan beragam kegiatan edukatif dan praktis, mulai dari pelatihan pertolongan pertama, simulasi penanganan bencana, edukasi kesehatan remaja, hingga pembinaan karakter dan kepemimpinan. Selain itu, peserta juga dibekali materi tentang kepalangmerahan, solidaritas sosial, serta pentingnya peran relawan muda dalam membantu masyarakat.
Ketua PMI Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa Jumbara merupakan agenda rutin yang bertujuan menumbuhkan semangat kepedulian sosial sejak dini. Menurutnya, PMR menjadi ujung tombak dalam mencetak relawan masa depan yang tangguh, berdisiplin, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama.
“Melalui Jumpa Bakti Gembira, kami ingin membentuk karakter remaja yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli, tanggap, dan siap terlibat dalam aksi kemanusiaan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, unsur pendidikan, serta relawan PMI. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, sehingga materi kemanusiaan dapat diterima dengan lebih mudah.
Selain pelatihan, Jumbara PMR Kabupaten Bandung turut diisi dengan kegiatan kebersamaan seperti pentas seni, permainan edukatif, dan diskusi kelompok. Hal ini bertujuan mempererat solidaritas antaranggota PMR sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan lintas sekolah.
PMI Kabupaten Bandung berharap kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader PMR yang siap berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial, terutama dalam situasi darurat dan bencana yang kerap terjadi di wilayah Bandung Raya.
Dengan terselenggaranya Jumpa Bakti Gembira, PMI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun masyarakat yang sehat, tangguh, dan berjiwa kemanusiaan.
![]()
